Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2025

Kiai As'ad Syamsul Arifin dan Kriteria Kewalian yang Berpijak pada Syariat dan Lahirnya Thariqah Akhir Zaman di Lombok

Kiai As'ad Syamsul Arifin dan Kriteria Kewalian yang Berpijak pada Syariat dan Lahirnya Thariqah Akhir Zaman di Lombok  Tashih by: Abdul Rahman Ibnu Guru Anan Anggota Himp.Da'i Muda Indonesia NTB,  Branding Dakwah Akar Rumput  Ikhwanu Fillah, Tulisan ini terinspirasi dari jawaban komentar akhina Facebook.com/ Baarokallahu Fiik, Selasa 25/03/2025 bertepatan dengan tanggal 25 Ramadhan 1446 H,  tentang Hakikat Wali dan syarat mengaji Thariqat. Bismillahirrohmanirrohim, Assalamu'alaika ya Sayyidina Rasulullah. . Di tengah maraknya klaim spiritualitas di era modern, ajaran Kiai As'ad Syamsul Arifin (1897-1990), ulama kharismatik asal Situbondo, Jawa Timur, mengingatkan umat akan pentingnya mengukur klaim kewalian dengan kesesuaian syariat. Dalam kitab Risalah Tauhid-nya, Kiai As'ad menegaskan bahwa seorang wali (kekasih Allah) tidak bisa dilepaskan dari komitmen mengikuti jejak Nabi Muhammad Saw. dan syariat yang dibawanya. Dengan tegas beliau menulis:   فمن ادع...

Tiga Unsur Manusia dan Proses Spiritual Sufi Menuju Lailatul Qadar: Analisis Berbasis Al-Qur’an dan Hadis

 Tiga Unsur Manusia dan Proses Spiritual Sufi Menuju Lailatul Qadar: Analisis Berbasis Al-Qur’an dan Hadis Tashih by : Al Faqir Abdul Rahman Ibn Guru Anan . Al-khodim Majelis Al Hannan Lendang Nangka Alumni MDQH Al Majidiyyah As-Syafi'iyyah Nahdlatul Wathan Anjani Lombok NTB Angkatan 39 Tahun 2004 - Pascasarjana UINMA 2022 Tulisan  ini adalah refleksi mengintegrasikan perspektif tasawuf dengan dalil naqli (Al-Qur’an dan Hadis) serta analisis kritis terhadap konsep Lailatul Qadar. Muqaddimah Dalam perspektif tasawuf, manusia terdiri dari tiga unsur utama: ruh (jiwa spiritual), nafsu (jiwa yang cenderung pada hawa nafsu), dan jasad (tubuh fisik). Kiai Yardho, seorang tokoh sufi kontemporer, menjelaskan bahwa ketiga unsur ini perlu diseimbangkan melalui proses riyadhah ruh (latihan spiritual) yang mencakup tiga tahap: takhalli (pembersihan diri), tahalli (penghiasan diri), dan tajalli (penyingkapan Ilahi). Tulisan ini menganalisis konsep tersebut dengan merujuk pada dalil Al-Qur’...

Kunci Sukses Dunia-Akhirat dalam Surah Al-Ashr: Tiga Kecerdasan yang Harus Dimiliki

*Oleh: Ustadz Hurna Wijaya, M.Sy. | Disarikan dari Kajian di Masjid Indonesia Kairo*   Surah Al-Ashr: Panduan Singkat Menuju Kesempurnaan Hidup Imam Asy-Syafi’i, ulama besar pendiri mazhab Syafi’i, pernah menyatakan: *“Andai al-Qur’an hanya diturunkan satu surah saja, niscaya Surah Al-Ashr cukup menjadi bekal kesuksesan manusia di dunia dan akhirat.”* Pernyataan ini bukanlah hiperbola. Surah pendek yang terdiri dari tiga ayat ini ternyata menyimpan rahasia agung tentang **tiga kecerdasan utama** yang menjadi kunci keselamatan dan kebahagiaan manusia.   Mengapa Surah Al-Ashr begitu istimewa? Mari kita telusuri maknanya, dimulai dari **Basmalah** yang menjadi pembuka setiap kebaikan, hingga pesan mendalam dalam tiga ayat Surah Al-Ashr.   Membongkar Makna Basmalah: Dari Huruf Hingga Makrifat Sebelum masuk ke inti Surah Al-Ashr, Ustadz Hurna Wijaya mengajak kita memahami **Bismillahirrahmanirrahim** (بسم الله الرحمن الرحيم) dengan lebih dalam. Setiap huruf dala...

Analisis Pemikiran Plato tentang Pend.& Pertumbuhan Intelektual

 1. **Esensi Pendidikan Menurut Plato**:      Plato menolak konsep pendidikan sebagai pengisian fakta secara pasif ("menuangkan air ke dalam wadah kosong"). Sebaliknya, pendidikan sejati bertujuan membangkitkan rasa ingin tahu, merangsang pemikiran kritis, dan menginspirasi pencarian kebenaran secara mandiri. Ini sejalan dengan metode Sokrates—guru Plato—yang menggunakan dialog dan pertanyaan untuk menggali pemahaman. 2. **Metafora Lilin**:      - **Lilin yang Tidak Menyala**: Simbol individu yang hanya menerima informasi tanpa keterlibatan aktif. Tanpa "api", pengetahuan tetap statis dan tidak bermakna.      - **Lilin yang Menyala**: Pendidikan yang "menyalakan api" melambangkan transformasi pengetahuan menjadi alat untuk menerangi diri dan orang lain. Proses ini mencerminkan pembelajaran yang kolaboratif, di mana pengetahuan disebarkan melalui interaksi (seperti lilin yang menyalakan lilin lain). 3. **Kritik terhadap Pen...

Alfred Adler: Mengapa Karakter Lebih Penting daripada Kecerdasan, Kekayaan, atau Kekuasaan?

  Dalam dunia yang sering kali mengukur kesuksesan melalui gelar akademis, angka di rekening bank, atau jabatan tinggi, psikolog ternama Alfred Adler justru mengajak kita melihat lebih dalam. Menurutnya, ada satu hal yang jauh lebih fundamental dalam membangun kepercayaan sosial: **karakter**.   ### **Jenius Dikagumi, Kaya Didengki, Penguasa Ditakuti... Tapi Hanya Berkarakter yang Dipercaya**   Adler, melalui pemikirannya, menyoroti cara masyarakat memperlakukan individu berdasarkan "label" yang melekat pada diri mereka. Orang jenius, misalnya, sering dipuja karena kecerdasan luar biasa mereka. Namun, kekaguman ini biasanya bersifat sementara dan terbatas pada pencapaian intelektual semata. Sementara itu, orang kaya kerap menjadi sasaran kedengkian. Kekayaan materi memang menarik perhatian, tetapi justru menciptakan jarak sosial karena dianggap sebagai simbol ketimpangan.   Lain halnya dengan orang berkuasa. Otoritas yang mereka pegang mungkin menimbul...

The Historical Development of Islamic Law: From Revelation to Codification

Abstract  Islamic law, or Sharīʿah, represents a comprehensive legal and ethical system derived from divine revelation and prophetic tradition. This article examines the historical evolution of Islamic law, beginning with its foundational period under Prophet Muhammad (570–632 CE) and tracing its development through the formative, classical, and modern eras. By analyzing primary sources such as the Quran, Sunnah, and scholarly consensus (*ijmāʿ*), alongside secondary juridical tools like analogical reasoning (*qiyās*), this study highlights the adaptability of Islamic jurisprudence (*fiqh*) to changing socio-political contexts. The article also explores the establishment of Sunni and Shia legal schools, the impact of colonialism, and contemporary efforts to reconcile tradition with modernity. This research underscores the dynamic interplay between divine injunctions and human interpretation in shaping Islamic legal thought. 1. Introduction  Islamic law (*Sharīʿah*) is a divine...