Skip to main content

Posts

Ustadz Abdul Rahman, QH., S.Pd.I., M.Pd: Merawat Estafet Dakwah Akar Rumput dari Keturunan Syaikh Putik dari Jalur Ibu.

Ustadz Abdul Rahman, QH., S.Pd.I., M.Pd: Merawat Estafet Dakwah Akar Rumput dari Keturunan Syaikh Putik dari Jalur Ibu. Dalam kancah dakwah Islam di Nusa Tenggara Barat, khususnya di kalangan masyarakat akar rumput, nama Ustadz Abdul Rahman, QH., S.Pd.I., M.Pd., bukanlah nama asing. Sebagai seorang da'i muda yang aktif membina umat, dedikasinya ternyata memiliki akar sejarah dan spiritual yang dalam, yang dapat ditelusuri dari garis keturunan ibunya. Ustadz Abdul Rahman adalah putra dari pasangan Guru Anan [ Ustadz Abdul Mannan/ Ustadz Abdul Hannan] bin Guru anan lingsir / Guru Jumaddin  dan Ibu Samsiah [ Inaq Sadeli ] Binti Bapak Saidin/Badrun. Dari sang ibunda inilah, mengalir darah biru seorang ulama besar dan penyebar Islam di tanah Lombok - NTB, yaitu Guru Putik atau Syaikh Al-Badrun Datuk Umar Said Ahmad. Mengenal Leluhur: Syaikh Putik, Sang Wali yang Berkarakter Lembut Silsilah Ustadz Abdul Rahman dari garis ibu menyambung langsung kepada sosok yang sangat dihormati, Prof. P...
Recent posts

Istilah-Istilah dalam Kajian Ushul Fiqh

 Berikut istilah-istilah kunci beserta definisinya dalam kajian **Ushul Fiqh** (Metodologi Hukum Islam) dan **Fiqh** (Hukum Islam Praktis), disajikan secara terstruktur: ## A. Istilah Dasar dalam Ushul Fiqh 1.  **Ushul Fiqh (أصول الفقه):**     *   **Definisi:** Ilmu tentang kaidah-kaidah (metode dan prinsip) yang digunakan untuk menggali dan menetapkan hukum syar'i praktis (fiqh) dari sumber-sumbernya yang terperinci (Al-Qur'an, Sunnah, Ijma', Qiyas, dll).     *   **Fokus:** *Bagaimana* hukum itu diturunkan/digali. Metodologi penetapan hukum. 2.  **Fiqh (فقه):**     *   **Definisi:** Pemahaman mendalam tentang hukum-hukum syar'i praktis yang berkaitan dengan perbuatan mukallaf (orang dewasa dan berakal yang terbebani hukum), yang digali dari dalil-dalilnya yang terperinci.     *   **Fokus:** *Apa* hukumnya. Hasil akhir dari proses istinbath (penggalian hukum). 3.  **Hukum Syar'i (الحكم ال...

Sanad Ilmu Agama Islam Ibn Guru Anan Al-Khodim Majelis Al Hannan

 Al- Ustadz Abdul Rahman, QH., S.Pd.I., M.Pd Ibnu Guru Anan Bin Jumaddien Al-Islam (Guru Anan Lingsir)   A. Pendidikan Formal    SDN 02 Lendang Nangka 1989-1994  MTs NW Kumbung 1994-1997 Ponpes Raudlatut Thalibiin,  MA NW Lendang Nangka 1997-2000 Ponpes Halimatussa’diyah NW Lendang Nangka,  D2 PGMI Fakultas Tarbiyah IAIH NW Lombok Timur, Ponpes Syaikh Zaenuddin NW Anjani Lombok Timur 2002-2004 meraih Gelar “ A.Ma ( Ahli Muda)   S1 Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah IAIH NW Lombok Timur, Ponpes Syaikh Zaenuddin NW Anjani Lombok Timur 2008-2010 meraih Gelar “ S.Pd.I ( Sarjana Pendidikan Islam).  S.2. Prodi PAI  Pascasarjana UIN  Mataram 2018 dan meraih Gelar Magister Pendidikan (M.Pd) dengan Konsentrasi pada Motivasi dan Prestasi Tahfidz Al-Qur'an di Jami'atul Qura' Wal Huffaz Ponpes di Pulau Lombok. B. Non Formal Beliau :   Ma’had Daarul Qur’an Wal Hadist Al Majidiyah Asy Syafii’iyah Nahdlatul Wathan, Ponpes...

Manaqib & Biografi Spiritual Ustadz Abdul Hannan (Guru Anan): Sebuah Potret Sufi di Zaman Modern

Penulis & Pentashih :  Abdul Rahman Ibnu Guru Anan Tulisan ini didedikasikan dalam rangka momentum Haul  Ustadz Abdul Manan (Guru Annan)   yang ke 10 Tahun.  (16 Rajab 1436 H - 16 Rajab 1446 H.) Dokumen Fhoto : Guru Annan Silsilah dan Latar Belakang Keluarga Ustadz Abdul Hannan, yang akrab disapa *Guru Anan*, lahir pada 4 Juni 1955 di Kampung Are Manis, Desa Lendang Nangka, Lombok Timur, NTB. Beliau berasal dari keluarga ulama Sufi yang sederhana. Ayahnya, *Guru Jumadienul Islam (Guru Anan Lingsir)*, adalah seorang tokoh spiritual lokal, sementara ibundanya, *Inaq Anan (Shoimah)*, dikenal sebagai perempuan shalehah Istiqomah puasa Nabi Daud, yang mendidik anak-anaknya dengan nilai-nilai kesufian. Sebagai anak tertua dari empat bersaudara, Guru Anan mewarisi tradisi keilmuan dan kerendahan hati (*tawadhu’*) dari leluhurnya.  Meski berasal dari garis keturunan kiyai, beliau menolak disebut "tokoh istimewa". Dengan rendah hati, beliau sering berkata: ...

Kebahagiaan dalam Perspektif Studi Harvard dan Islam: Menyelaraskan Ilmu Pengetahuan, Al-Qur’an, dan Filsafat Tadzkiyatunnafs

Tashih by :  Abdul Rahman Ibnu Guru Anan  . (Bidang Pendidikan, Kurikulum Ponpes. Halimatussa'diyah Nahdlatul Wathan Lendang Nangka, Bidang PPM PGNW Kec.Masbagik Lotim NTB, Angota Himp.Da'i Muda Indonesia (HDMI NTB) dan Alumnus MDQH 39 & Pascasarjan UINMA 2022) Prolog Perspektif Karakter tulisan ini menyampaikan perspektif Integrasi Fiqh Kontenporer dan Tashawuf Modern. Terinspirasi dari Video Andi F. Noya Jurnalis Senior Presenter MetroTV Kick Andy waktu Scrool di branda Video Media Sosial.  Dalam tulisan ini menggabungkan bukti ilmiah, nilai-nilai Islam, dan filsafat tadzkiyatunnafs untuk menawarkan perspektif holistik tentang kebahagiaan. Dengan menjaga hubungan sosial dan menyucikan jiwa, manusia mencapai kebahagiaan dunia-akhirat yang Insyaa Allah  paripurna. Sahabat Muslim, An- Nahdhiyyin Rohimakumullah, . Assalamu'alaikum..😊🙏 Selama lebih dari 80 tahun, Harvard Study of Adult Development meneliti faktor-faktor yang mendukung kebahagiaan dan kesehata...

BAROKAH DALAM TILIKAN AL-QURAN & BERKAT [AWON-AWON] DALAM TRADISI MASYARAKAT MUSLIM SASAK:

Lombok, NTB., Bagiknyala, 04 SYAWAL 1446 H/ 3 APRIL 2025 dalam kajian " TITIK TEMU BERKAH DAN BERKAT DALAM DIMENSI SPRITUAL DAN SOSIAL" yang ditulis oleh Prof.Dr.TGH.Fahrurrozi Dahlan. QH.. MA, beliau adalah WK. PBNW, Sekjend Forum Direktur Pascasarjana PTKIN Indonesia, Direktur Pascasarjana UIN Mataram-DP IKMAPALA. Sahabat muslim, beliau menulis yang menjadi pesan bersama untyk kita ambil menjadi hazanah pengetahuan dengan diksi dan struktur sebagai berikut : A. PROLOG Seringkali kita mendengarkan lafaz atau kata berkat yang terucap dari lisan masyarakat muslim, khususnya masyarakat muslim Sasak NTB, Tentu ada banyak sebab kata berkat itu menjadi penghias bibir masyarakat muslim yang taat, baik pada agamanya maupun pada tradisinya.  Berkat dalam tutur masyarakat Sasak sudah mulai sejak mengenal ajaran agama Islam, contoh, saat membaca doa, atau membaca mentera [jampi-jampi] selalu diakhiri dengan kata Berkat Al-Fátihah atau berkat لا اله الا الله. Mentere biar pemberani saat...

Kiai As'ad Syamsul Arifin dan Kriteria Kewalian yang Berpijak pada Syariat dan Lahirnya Thariqah Akhir Zaman di Lombok

Kiai As'ad Syamsul Arifin dan Kriteria Kewalian yang Berpijak pada Syariat dan Lahirnya Thariqah Akhir Zaman di Lombok  Tashih by: Abdul Rahman Ibnu Guru Anan Anggota Himp.Da'i Muda Indonesia NTB,  Branding Dakwah Akar Rumput  Ikhwanu Fillah, Tulisan ini terinspirasi dari jawaban komentar akhina Facebook.com/ Baarokallahu Fiik, Selasa 25/03/2025 bertepatan dengan tanggal 25 Ramadhan 1446 H,  tentang Hakikat Wali dan syarat mengaji Thariqat. Bismillahirrohmanirrohim, Assalamu'alaika ya Sayyidina Rasulullah. . Di tengah maraknya klaim spiritualitas di era modern, ajaran Kiai As'ad Syamsul Arifin (1897-1990), ulama kharismatik asal Situbondo, Jawa Timur, mengingatkan umat akan pentingnya mengukur klaim kewalian dengan kesesuaian syariat. Dalam kitab Risalah Tauhid-nya, Kiai As'ad menegaskan bahwa seorang wali (kekasih Allah) tidak bisa dilepaskan dari komitmen mengikuti jejak Nabi Muhammad Saw. dan syariat yang dibawanya. Dengan tegas beliau menulis:   فمن ادع...